Menparekraf Sandiaga Uno mengapresiasi Sungailiat Triathlon 2023 sebagai salah satu event sport tourism unggulan Indonesia. Event yang berlangsung di kawasan Pantai Tanjung Pesona, Bangka, diikuti 250 peserta, termasuk 8 peserta mancanegara. Sandiaga turut mengikuti perlombaan dan menikmati perpaduan olahraga dengan keindahan alam Bangka. Sungailiat Triathlon juga masuk program Sportive 2023 Kemenparekraf dan akan dipromosikan ke pasar wisatawan mancanegara untuk meningkatkan kunjungan wisata ke Kabupaten Bangka.
BANGKAPOS.COM, BANGKA — Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengapresiasi penyelenggaraan kembali Sungailiat Triathlon 2023 di Kabupaten Bangka.
Sandiaga mendorong agar ajang sport tourism tersebut terus dikembangkan dan dipromosikan untuk menarik lebih banyak wisatawan, khususnya wisatawan mancanegara.
Menurut Sandiaga, Sungailiat Triathlon yang digelar secara rutin telah menjadi salah satu event sport tourism unggulan di Indonesia.
Sungailiat Triathlon 2023 memiliki beberapa kategori, yaitu Sprint Open Distance dan Sprint Local Distance dengan jarak renang 750 meter, bersepeda 20 kilometer, dan lari 5 kilometer. Selain itu terdapat Standard Distance dengan renang 1,5 kilometer, sepeda 40 kilometer, dan lari 10 kilometer, serta Long Distance dengan renang 1,9 kilometer, sepeda 90 kilometer, dan lari 20 kilometer.
Sandiaga Uno turut mengikuti kategori Sprint Open Distance. Ia menikmati rute perlombaan yang menyuguhkan pemandangan Pantai Tanjung Pesona, kawasan pantai, serta Pagoda.
Sungailiat Triathlon 2023 diikuti 250 peserta, termasuk delapan peserta dari luar negeri. Menurut Sandiaga, event tersebut memiliki potensi besar untuk menarik wisatawan yang ingin berolahraga sekaligus menikmati destinasi wisata Bangka.
Event Sungailiat Triathlon 2023 juga masuk dalam program Sportive 2023 Kemenparekraf dan akan dipromosikan ke berbagai negara yang menjadi pasar wisatawan mancanegara.
Sandiaga juga mendorong peserta dan wisatawan untuk membeli produk ekonomi kreatif lokal karena kegiatan pariwisata dapat membuka peluang usaha dan lapangan kerja bagi masyarakat.

